Kamis, 01 Oktober 2015

BAB 1_Prinsip Akuntansi Dan Pelaksanaannya

Prinsip Akuntansi Dan Pelaksanaannya

Pengertian Akuntansi
“Seni pencatatan, penggolongan, pelaporan, pengikhtisaran laporan keuangan dengan cara sepatutnya dan dalam satuan uang untuk transaksi”
“Proses mengenali, mengukur dan mengkomunikasikan informasi ekonomi untuk memperoleh pertimbangan dan keputusan yang tepat oleh pemakai informasi yang bersangkutan”.

Manfaat Informasi Akuntansi
-          Memberikan gambaran keadaan posisi keuangan bagi para pemakai laporan keuangan
-          Menyajikan laporan keuangan yang menunjukkan posisi keuangan dan hasil dari  kegiatan usaha perusahaan.
-          Menghasilkan laporan keuangan yang berguna bagi manajemen dan pihak lain yang memerlukan untuk menghasilkan keputusan.

Lapangan Khusus Akuntansi
    Akuntansi yang bekerja pada perusahaan tertentu atau pada lembaga swasta, mungkin sebagai akuntan kepala, pengawas keuangan atau kreditur keuangan disebut akuntan internal (private accounting).
    Akuntan yang memberikan jasa dengan mendapatkan honorarium termasuk akuntan staff yang ikut bekerja dengannya disebut akuntan publik (public accounting).
Bidang – Bidang Akuntansi:
a.       Akuntansi keuangan : kegiatan akuntansi untuk menghasilkan laporan dengan berbagai tujuan.
b.      Akuntansi Biaya : Bidang akuntansi yang kegiatan utamanya ditujukan untuk menghitung biaya – biaya yang harus dikeluarkanoleh perusahaan.
c.       Akuntansi Perpajakan : Akuntansi yang berkaitan dengan masalah perpajakan yaitu berupa perhitungan untuk mempersiapkan pengisian surat pemberitahuan pajak tahunan (SPT / Income tax) / pajak pertambahan nilai (value added tax).
d.      Akuntansi Anggaran : menyajikan rencana operasi keuangan untuk suatu periode tertentu dan menyampaikan data perbandingan dari operasi sebenarnya dengan rencana yang ditetapkan.
e.       Sistem Akuntansi : Bidang khusus yang menangani perencanaan dan penerapan prosedur -  prosedur untuk mengumpulkan dan melaporkan data keuangan.
f.       Akuntansi Internasional : menyangkut masalah – masalah khusus yang berkaitan dengan organisasi perdagangan internasional perusahaan.
Tata Buku dan Akuntansi (Book keping and accounting)
Tata buku adalah pencatatan data perusahaan menurut cara yang telah ditetapkan. Seorang pemegang buku (book keeper) adalah orang yang diberi tanggung jawab menyelenggarakan semua catatan seluruh perusahaan atau hanya sebagian kecil.
Misal : mengenai kartu – kartu pelanggan dalam suatu toko serba ada.
Akuntansi terutama menyangkut masalah perencanaan sistem pencatatan, penyusunan laporan berdasarkan data yang telah dicatat dan menyampaikan interpretasi laporan tersebut.

Jenis – Jenis Perusahaan
a.    Usaha Perorangan / Perseorangan (Sole proprietorship), dimiliki oleh seorang pemilik.
b.    Firma (Partnership), dimiliki oleh 2 orang atau lebih sesuai perjanjian.
c.    PT (Corporation), yang didirikan sesuai UU, merupakan suatu badan hukum yang pemilikannya terbagi dalam jumlah lembar saham.
d.   Koperasi

Macam – Macam Perusahaan
a.    Perusahaan Negara
Contoh : Pertamina, Pln, Telkom
b.    Perusahaan Swasta
Contoh : Panasonic, Sony, Nokia, Unilever
c.    Perusahaan Asing
Contoh : Chevron

Persamaan Dasar Akuntansi
Assets = Liabilities + Owner’s Equity
Assets – Liabilities = Owner’s Equity
Assets : Sumber daya ekonomi yang dikuasai oleh badan usaha
Liabilities : Hak kreditor yang ada dalam badan usaha
Owner’s Equity : Hak pemilik yang ada dalam badan usaha


Laporan Keuangan
a.    Laporan L / R
b.    Laporan perubahan modal
c.    Laporan Neraca
d.   Laporan Arus kas




Tidak ada komentar:

Posting Komentar